Manfaat Rasa Lapar di Bulan Suci Ramadhan Selain Sebagai Kewajiban Berpuasa

Penulis Penulis | Ditayangkan 16 Jun 2016

Manfaat Rasa Lapar di Bulan Suci Ramadhan Selain Sebagai Kewajiban Berpuasa

Rasa lapar adalah suatu hal yang manusiawi untuk dialami oleh tiap orang. Namun sebelum makan karena serangan rasa lapar, pahami dulu tingkatan-tingkatannya untuk menghindari kegemukan akibat asupan makanan berlebihan.

Ibnu Abi ad-Dunya rahimahullah meriwayatkan dari Muhammad bin Wasi’ rahimahullah bahwa dia berkata, “Siapa yang sedikit makannya dia akan bisa memahami, membuat orang lain paham, bersih, dan lembut. Sungguh, banyak makan akan memberati seseorang dari hal-hal yang dia inginkan.”

Diriwayatkan dari Utsman bin Zaidah rahimahullah, dia berkata bahwa Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengirim surat kepadanya (di antara isinya), “Apabila engkau ingin tubuhmu sehat dan tidurmu sedikit, kurangilah makan.”

Diriwayatkan dari Ibrahim bin Adham rahimahullah, “Siapa yang menjaga perutnya, dia bisa menjaga agamanya. Siapa yang bisa menguasai rasa laparnya, dia akan menguasai akhlak yang terpuji. Sungguh, kemaksiatan akan jauh dari orang yang lapar, dekat dengan orang yang kenyang. Rasa kenyang akan mematikan hati. Akan muncul pula darinya rasa senang, sombong, dan tawa.”

Baca Juga : Penyakit Hati Sombong, Iri, dan Dengki dan Cara Ampuh Mengobatinya

Diriwayatkan dari Abu Sulaiman ad-Darani rahimahullah, “Jika jiwa merasakan lapar dan dahaga, kalbu akan bersih dan lembut. Jika jiwa merasakan kenyang dan puas minum, kalbu menjadi buta.”

Diriwayatkan pula dari asy-Syafi’i rahimahullah, “… Rasa kenyang akan memberati badan, menghilangkan kewaspadaan, mendatangkan rasa kantuk, dan melemahkan pemiliknya dari beribadah.”

(Jami’ al-Ulum wal Hikam, hlm. 576-577)

Sumber: Asy Syariah no
SHARE ARTIKEL