7 Alasan Ini, Menjadikan Pria Hidup Lebih Baik Setelah jadi Ayah

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 30 Jun 2016

7 Alasan Ini, Menjadikan Pria Hidup Lebih Baik Setelah jadi Ayah
Kebahagian seorang ayah dapat menghindarkan stres
Semua keluarga baru pasti ingin segera menimang momongan, namun terkadang ada saja kendala yang membuat pasangan suami istri tidak bisa mendapatkan momongan. Keluarga yang segera menginginkan mendapat momongan dengan segera mungkin punya alasan yang berbeda beda. Namun pasangan pria perlu tahu bahwa punya anak ternyata memiliki banyak sisi positif untuk hidupnya. Simak hasil riset dan studi dilansir laman ayahbunda, tentang ayah berikut ini.

1. Kesehatan meningkat. Pria akan menghilangkan kebiasaan buruk, seperti merokok, minum alkohol, atau begadang sejak punya anak. Menurut Linda Waite, penulis The Case for  arriage: Why Married People Are Happier, Healthier and Better Off Financially, ini logis karena sejak punya anak, pria mulai berpikir hidup sehat agar bisa terus mendampingi anak dan merasa harus jadi contoh baik untuk anak.

2. Semakin aktif. Bangun di tengah malam untuk menidurkan si kecil yang menangis, bermain bersamanya, atau mengajaknya berjalan-jalan dengan stroller, semua kegiatan ini bisa membuat pria lebih aktif dan merasa lebih baik, seperti ditulis oleh Kenneth Goldberg, M.D. dalam bukunya The Men’s Health Longevity Program. Aktivitas mengurus bayi bisa menjadi cara simpel untuk tetap aktif dan sehat.

3. Terhindar dari stres. Riset The National Institute of Mental Health di Maryland, AS, menemukan bahwa pria yang memiliki anak kemungkinan lebih kecil mengalami masalah stres. Keberadaan anak bisa menghindarkannya dari stres atau depresi, misalnya dengan meluangkan waktu untuk bermain dan bercanda dengan anak setelah pulang kerja atau saat weekend.

Baca Juga : Orangtua Harus Tahu, Inilah Komposisi Vaksin Asli dan Vaksin Palsu

4. Kemampuan mengasuh dan peduli meningkat. Penelitian The Minnesota Fathers & Families Network, AS, menjelaskan bahwa sejak punya bayi, pria ikut membantu istri mengurus anak. Aktivitas ini meningkatkan kemampuan mengasuhnya dan juga semakin peduli tidak hanya kepada anak, tetapi juga istri, keluarga, dan teman.

5. Mampu mengatasi masalah sehari-hari. Survei yang dilakukan Pew Research Center, Washington D.C., AS, menunjukkan bahwa 59% ayah berbagi dengan istrinya dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab rumah tangga. Selain itu, pria juga mulai terampil dalam mengasuh bayi, seperti menggendongnya, menidurkannya, dan mengganti popoknya.

6. Lebih berprestasi di tempat kerja. Studi yang dilakukan Boston College Center for Work and Family, AS, mengungkapkan bahwa 70% ayah merasa ada dua hal penting yang menjadi tanggung jawabnya, yaitu mengasuh anak dan memenuhi kebutuhan finansial anak. Karena itu, sejak menjadi ayah, ia akan lebih fokus dalam bekerja dan berprestasi di tempat kerja.

7. Kehidupan seks jadi lebih baik. Hasil studi University of Michigan, AS, mengatakan bahwa kehidupan seks pasangan suami istri justru jadi lebih baik setelah adanya buah hati. Memang saat awal kelahiran bayi, istri merasa kelelahan karena mengurus bayi dan hasrat seksualnya seperti menurun. Namun seiring waktu, momen romantis Anda berdua akan muncul kembali.

Semoga anda yang baru dikarunia buah hati, si Kecil sehat selalu dan aktif. Bagi pasangan yang belum dikarunia momongan jangan patah semangat, terus berusaha dan berdoa, semoga Allah SWT segera memberikan momongan yang sehat, lucu, ceria, dan cerdas . Aamiin.
SHARE ARTIKEL