MENGHARUKAN! Status Terakhir Iqbal Korban Tragedi Air Terjun Dua Warna

Penulis Penulis | Ditayangkan 18 May 2016

Entah kebetulan atau tidak, Muhammad Iqbal korban yang turut meninggal dalam tragedi air terjun Dua Warna sempat mengirimkan pesan terakhir selamat tinggal kepada semua teman-temannya.

"Selamat tinggal kota Medan, selamat tinggal semua," tulis pesan menyedihkan dari Muhammad Iqbal itu dalam akun Instagramnya @06102015_iqbaldiah.

MENGHARUKAN! Status Terakhir Iqbal Korban Tragedi Air Terjun Dua Warna

Muhammad Iqbal merupakan kekasih dari Gustinaris Dyah Pratiwi yang juga turut tewas dalam musibah banjir bandang Sibolangit, Deliserdang. Bahkan akun Instgaram mereka berdua dibuat dengan kombinasi yang sama.

Iqbal dengan akun @06102015_iqbaldiah, sementara Dyah dengan akun yang dibuat @06102015_diahiqbal.

Jenazah mereka berdua secara kebetulan ditemukan pada hari pertama pencarian tim SAR ke pedalaman hutan menuju wisata air Terjun Dua Warna. Pesan menyedihkan dari Muhammad Iqbal itu dikirim pada 13 Maret lalu saat dirinya berada di bandara internasional Kualanamu, Deliserdang.

BACA JUGA :
  1. SUPER UNIK !!! Nama bocah asal Kediri ini bisa bikin lidah NGILU. Bisa membacanya?
  2. NGAKAK !!! Ini Dia Penjual Hijab di Tanah Abang yang Bikin Heboh Sosial Media
  3. WOW KEREN!! Siswa SMK di Pekalongan Ciptakan Alat Tambal Ban Portabel, Bisa Disimpan di Bagasi Motor

Mengenakan kaos warna hitam dan celana jeans selutut, Iqbal yang mengenakan topi ditarik ke belakang terlihat berpose dengan sebuah troli bagasi bersama dengan tiga orang lainnya. Dyah, kekasihnya yang tidak mengetahui kepergian Iqbal saat itu juga sempat mengucapkan kalau dirinya harus hati-hati. "Bagus pergi gak ada bilang bilang,hati hati ajalah ya," sahutnya di akun Instagramnya.

Mereka berdua diketahui saling mencintai satu sama lain. Iqbal dan Dyah merupakan pasangan yang kerap melakukan perjalanan jauh untuk travelling. Dalam beberapa foto yang mereka unggah ke dalam akun Instagram mereka berdua, terlihat mereka berada di Danau Toba dan Sibolangit. Mereka selalu bepergian bersama. Namun yang tidak disangka ketika maut juga menjemput mereka dalam tragedi yang sama.

MENGHARUKAN! Status Terakhir Iqbal Korban Tragedi Air Terjun Dua Warna

Gustinaris Dyah Pratiwi merupakan puteri satu-satunya dari Sunarman warga Jalan Pasar V, Padang Bulan Medan. Saat mendengar kabar kepergian putrinya, Sunarman diketahui sampai pingsan. "Sudah meninggal dia. Bagaimana ini?" teriak Suratman memeluk erat salah seorang kerabatnya, Senin (16/5/2016) sore.

Karena tak kuasa mendengar kabar itu, Suratman yang mengenakan kaos hijau langsung rubuh. Sontak, keluarganya pun kaget. Menurut Siswanto, adik kandung Suratman, Gustinaris Dyah Pratiwi (17) pamit sejak Sabtu (14/5/2016) kemarin. Saat itu, Dyah pergi bersama teman lelakinya. "Memang sempat pamit kepada ayahnya (Suratman). Katanya dia mau lihat air terjun," ungkap Siswanto.

Setelah pergi ke lokasi objek wisata tersebut, sehari kemudian mereka mendapat kabar buruk. Seorang teman memberi kabar bahwa Dyah terseret banjir bandang. "Kami dengar kabar, jenazahnya sedang di jalan," katanya singkat. RS Bhayangkara Medan disesaki keluarga korban musibah banjir bandang.

Beberapa diantaranya menangis, bahkan ada yang meronta histeris setelah mendengar keluarganya meninggal dunia.
SHARE ARTIKEL